Translate

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2016

5 Jenis Antibiotik Paling Populer Di Dunia

5 Jenis Antibiotik Paling Populer Di Dunia


5 Jenis Antibiotik Paling Populer Di Dunia - Selain ribet cara pakainya, antibiotik juga susah diingat namanya. Beberapa pasien bahkan tak bisa membedakan obat mana yang termasuk antibiotik, mana yang bukan. Tapi setidaknya ada 5 Jenis Antibiotik Paling Populer Di Dunia yang sering dipakai masyarakat.

Begitu banyaknya jenis antibiotik yang ada tidak hanya membingungkan pasien, kadang dokter yang meresepkan juga ikut bingung. Bukan tidak mungkin karena tidak tahu pasti antibiotik apa yang harus digunakan, maka langsung dipilih yang paling ampuh.

Padahal menurut ketua umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Drs M Dany Pratomo, MM, Apt, pemilihan jenis antibiotik tidak boleh sembarangan. Idealnya memang harus definitif sesuai kuman penyebab infeksinya dan harus dimulai dari jenis yang paling sederhana.

Agar pasien juga tidak rewel ataupun salah pakai karena tidak tahu jenis antibiotik, ada baiknya kenali 5 Jenis Antibiotik Paling Populer Di Dunia yang paling sering dipakai di masyarakat berikut ini: 



1. Amoxicillin



Amoxicillin merupakan jenis antibiotik golongan penicillin, lebih spesifik lagi termasuk kelompok aminopenicillin seperti halnya jenis antibiotik populer lainnnya yakni ampicilin. Penggunaannya sangat luas, mulai dari untuk obati infeksi kulit, gigi, telinga, saluran napas dan saluran kemih.


2. Cefadroxil



Cefadroxil merupakan generasi pertama jenis antibiotik golongan Cephalosphorin, yang cara kerjanya hampir sama dengan Amoxicillin dan antibiotik lain di golongan penicillin. Penggunaannya juga sama luas, mulai untuk mengobati dari infeksi kulit hingga saluran kemih.


3. Erythromicyn



Erythromicin merupakan jenis antibiotik golongan makrolid yang sering diberikan pada pasien yang alergi penicillin. Penggunaannya lebih luas dari penicillin maupun cephalosphorin, sehingga sering dipakai sebagai pilihan pertama untuk pengobatan pneumonia atipik.


4. Ciprofloxacin


Ciprofloxacin merupakan jenis antibiotik golongan floroquinolon, salah satu jenis antibiotik paling mutakhir saat ini. Penggunaannya antara lain untuk mengobati infeksi saluran kemih, infeksi saluran napas (sinusitis, pneumonia, bronkitis) dan juga infeksi kulit.


5. Tetrasiklin



Di kalangan pekerja seks, tetrasiklin cukup populer karena jenis antibiotik ini paling sering jadi pilihan utama untuk mengobati infeksi kelamin seperti chlamydia dan gonorrhea atau kencing nanah. Penggunaan jenis antibiotik ini mulai dibatasi, karena memicu masalah resistensi yang membuat kuman gonorrhea jadi kebal antibiotik.


Nah, itulah 5 Jenis Antibiotik Paling Populer Di Dunia semoga bermanfaat.
 
 
Sumber : http://zona-1000.blogspot.co.id/2013/07/5-jenis-antibiotik-paling-populer-di.html

Rabu, 13 Januari 2016

Penyakit Endometriosis pada Wanita

Penyakit endometriosis pada wanita merupakan momok yang sangat menakutkan karena banyak informasi yang menyebutkan jika penyakit ini menjadi faktor penghambat kehamilan. Endometriosis juga dapat mengganggu kesehatan reproduksi wanita dan bila tidak ditangani dapat menyebabkan kematian. Sebenarnya apakah endometriosis itu dan bagaimanakah gejalanya?
Penyakit endometriosis pada wanita merupakan suatu penyakit yang menyebabkan tumbuhnya bercak-bercak jaringan endometrium di luar rahim, padahal seharusnya endometrium tersebut berada didalam rahim. Jadi, bisa disimpulkan bahwa jaringan tersebut tidak tumbuh di tempat yang seharusnya, misalnya bagian atas atau bawah indung telur, bagian atas perut, di belakang uterus, dan lain-lain. Meskipun berada di luar rahim, akan tapi lapisan tersebut juga mengalami keluruhan dan berdarah sama halnya ketika berada didalam rahim pada saat menstruasi. Namun, karena lapisan yang tumbuh di luar rahim tersebut tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang terjadi setiap bulannya sehingga menyebabkan pembengkakkan dan peradangan pada daerah disekitarnya.
Penyakit Endometriosis pada WanitaLalu, apa sajakah gejala penyakit endometriosis pada wanita? Umumnya, gejala dari penyakit endometriosis adalah adanya nyeri hebat pada saat haid, rasa nyeri pada panggul, sembelit saat menstruasi, siklus menstruasi tidak teratur, merasa sakit setelah dan saat berhubungan seksual, adanya perdarahan saat hamil, tidak subur atau kemandulan. Mengingat banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan akibat penyakit endometriosis ini, karena itu kita harus menghindari penyebabnya. Anda ingin tahu, apa saja yang menjadi penyebab dari penyakit endometriosis pada wanita?
  • Faktor lingkungan
  • Memiliki siklus menstruasi mundur
  • Metaplasia
  • Faktor keturunan (genetik)
  • Pengaruh hormon dan kekebalan tubuh wanita
  • Memiliki rahim yang abnormal
Ada beberapa pemeriksaan medis untuk mengetahui adanya penyakit ini, yaitu: tes laparoscopic, USG, CT scan, Biopsi endometrium, CT scan, dan lain-lain. Untuk mengatasi penyakit endometriosis ini biasanya dokter akan melakukan penyuntikan hormon tertentu yang berguna untuk mencegah berkembangnya jaringan endometriosis, dengan meresepkan beberapa obat-obatan yang terbukti dapat mengurangi aktivitas ovarium dan juga dapat mencegah pertumbuhan jaringan endometrium diantaranya adalah progestin, pil KB kombinasi, danazole dan beberapa obat-obatan lainnya. Namun penggunaan obat-obatan secara terus menerus dapat menyebabkan efek samping dan resiko kesehatan lainnya. Segera lakukan test kesehatan dan konsultasikan dengan dokter untuk penjelasan dan pengobatannya.

sumber : http://artikelkesehatanwanita.com/penyakit-endometriosis-pada-wanita.html

Kamis, 04 Juni 2015

Colon Redundant Adalah Kelainan Bawaan?

apa itu colon redundant?

Apa itu Colon Redundant?

Colon Redundant atau 'usus yang berliku-liku' adalah kelainan bawaan usus sehingga usus lebih panjang dari apa yang dianggap normal. Meskipun belum tentu berbahaya, biasanya didiagnosis sebagai hasil dari kolonoskopi dan dapat membuat prosedur lebih sulit.

Rata-rata ukuran usus besar adalah 120 hingga 150 cm (kira-kira 47-60 inci) panjangnya. Namun, orang dengan usus berlebihan memiliki usus yang panjang dari normal, terutama di bagian akhir (Colon Descenden). Sebuah usus berlebihan juga memiliki loop tambahan atau tikungan. Nama lain untuk usus berlebihan termasuk usus yang berliku-liku atau usus memanjang.

Usus Anda (usus besar) merupakan bagian dari sistem pencernaan. Pada salah satu ujungnya itu menempel pada usus kecil Anda. Di ujung yang lain menempel pada rektum dan anus. Sejumlah besar bakteri yang hadir dalam usus besar. Bakteri bekerja untuk memecah tersisa bahan makanan yang tidak tercerna. Usus besar juga menyerap air dan mengangkut sampah yang tersisa ke rektum, di mana itu dikeluarkan sebagai tinja.

Apa Apakah Gejala dari Colon Redundant?

Beberapa orang mungkin memiliki usus berlebihan dan tidak pernah mengalami gejala-gejala yang terkait dengan itu. Orang lain mungkin telah mengalami kembung, sembelit, dan impaksi tinja. Sebagian besar adalah Impaksi, tinja kering keras yang tinggal di rektum, sehingga sulit untuk keluar.

Jika tidak diobati, sembelit dapat menyebabkan komplikasi, termasuk wasir, fisura anal, atau prolaps rektum, yang menyebabkan usus untuk menonjol dari anus.
Orang dengan usus berlebihan berada pada peningkatan risiko untuk volvulus kolon, suatu kondisi yang menyebabkan usus memutar sekitar itu sendiri. Hal ini memperlambat atau benar-benar menghentikan aliran tinja, yang mengarah ke obstruksi kolon, dan sering darurat bedah.

Redundant sigmoid colon dapat menyebabkan sigmoid volvulus. Kolon sigmoid adalah bagian dari usus besar dekat dengan rektum. Gejala sigmoid volvulus meliputi:
  • Gagal untuk lulus buang air besar dalam beberapa waktu
  • Buncit, perut berisi udara
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Mual
  • Muntah

Welcome to the First Post!

Halo teman-teman keperawatan! Blog ini akhirnya terbit.

Blog ini kedepannya akan berfungsi sebagai wadah informasi kepada teman-teman keperawatan, maupun masyarakat umum yang ingin sekedar mencari informasi seputar Jurusan Keperawatan.

Blog ini sendiri berada dibawah naungan Divisi Informasi dan Publikasi sub divisi Blog.

Buat teman-teman semua yang ingin menyampaikan informasi ataupun saran seputar Jurusan Keperawatan, silahkan kirim email ke alamat jurkep.singkawang@gmail.com.

Salam Keperawatan!